Selasa, 15 Januari 2013

Pengertian Budaya Lokal


Haloo sahabat blogger..!!!!! Kali ini saya akan posting tentang Pengertian Budaya Lokal. Dengan seiring berkembang nya zaman tentu banyak orang yang sudah melupakan budaya sendiri, mari kita lestarikan budaya Indonesia :D




Seperti yang kita telah ketahui bersama bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Budaya-budaya yang dimiliki Indonesia tersebut merupakan budaya lokal yang harus tetap dilestarikan. Pengertian budaya lokal pun berkutat pada hal-hal yang berbau kebudayaan khas dan tradisional.
Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri atas berbagai suku bangsa. Keragaman suku bangsa ini tentunya dapat menciptakan budaya yang beragam. Nah, kebudayaan yang tumbuh dan berkembang dalam salah satu suku bangsa tersebut dapat dinamakan budaya lokal.
Jadi lebih lanjut dijelaskan bahwa pengertian budaya lokal adalah hal-hal yang merupakan hasil cipta, karsa, dan rasa yang tumbuh dan berkembang di dalam suku bangsa yang ada di daerah tersebut. Jika sudah membicarakan masyarakat, maka hal-hal yang sifatnya kepercayaan akan menjadi hal yang tidak terlepaskan. Begitupun yang terjadi pada budaya lokal.
Pengertian budaya lokal juga bisa berkenaan dengan kebudayaan khas sebuah daerah yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya. Budaya tersebut kemudian dilestarikan oleh masyarakat lokal itu sendiri. Jika demikian, Indonesia bisa jadi merupakan salah satu negara dengan kebudayaan lokal terkaya di dunia.


Pengertian Budaya Lokal - Keragaman Budaya Lokal Indonesia

Jiika berbicara tentang keanekaragaman budaya lokal di Indonesia, rasanya artikel ini tidak akan mampu menjabarkan semua. Pengertian budaya lokal yang terkandung dalam setiap budaya lokal yang dimiliki Indonesia menjadi terwakilkan saja.
Karena, membicarakan kebudayaan lokal dan pengertian budaya lokal milik Indonesia sama saja membicarakan adat istiadat dan kebiasaan masyarakat Indonesia yang berbeda di setiap wilayah. Bisa dibayangkan, berapa banyak budaya lokal tersebut.
Sebagai gambaran, dalam artikel ini dijabarkan tiga buah kebudayaan lokal yang dimiliki Indonesia. Ketiganya mungkin sangat asing bagi Anda. Bahkan bisa jadi mendengar namanya pun tidak pernah. Dari ketiga kebudayaan lokal tersebut, Anda bisa memahami pengertian budaya lokal lebih dalam. Berikut ini adalah tiga budaya lokal yang dimiliki Indonesia.


Pengertian Budaya Lokal dalam Kebudayaan Pabarit

Pabarit merupakan sebuah budaya lokal yang berada di daerah Subang, Jawa Barat. Pabarit adalah sebuah tradisi yang dilakukan untuk menolak bala. Hal ini dilakukan agar terhindar dari setiap marabahaya yang terjadi. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Subang pada pukul 18.00 WIB di perempatan jalan. Kesan mistis yang terdapat dalam acara ini juga menjadi bagian dari pengertian budaya lokal itu sendiri.
Ketika acara ini dimulai,mereka mengumpulkan pakaian bekas sebagai simbol keburukan dari manusia. Pakaian bekas tersebut dikumpulkan dalam sebuah alat yang dinamakan sundung (alat yang berbentuk segitiga dan terbuat dari bambu) untuk kemudian disimpan di perempatan jalan.Ritual dan tata cara pelaksanaan budaya lokal tersebut memang cenderung aneh, tapi bagaimanapun keadaannya, hal tersebut menjadi bagian dari pengertian budaya lokal itu sendiri.
Sesajen pun dibenahi dengan baik sebelum ketua kampung mulai berdoa. Jika menyan sudah dibakar, sang ketua kampung pun berdoa kepada Sang Pencipta. Tentunya maksud utama dalam acara tersebut adalah agar terhindar dari segala marabahaya. Acara pabarit ditutup dengan pembakaran sundung beserta pakaian bekas. Pengertian budaya lokal yang tersirat dalam tata cara ritual ini tidak bisa dihilangakan.


Pengertian Budaya Lokal dalam Kebudyaan Tarian Hudoq

Banyak cara yang dilakukan oleh setiap masyarakat untuk meminta keselamatan dan kebahagian di dunia dan akhirat. Nah, salah satu cara yang dilakukan oleh masyarakat Kalimantan adalah menari. Tarian ini dinamakan dengan tarian hudoq. Tarian hudoq juga ikut menyiratkan apa dan bagaimana pengertian budaya lokal dipahami oleh masyarakat Indonesia.
Sebuah filosofi yang terpatri dalam masyarakat kalimantan, khususnya suku Dayak, yaitu harus selalu berlindung kepada sang penguasa dewa, Silau Apau Lagaan. Karena merupakan penguasa yang tertinggi dari hudoq yang ada di dunia ini, Silau Apau Lagaan diberi gelar Buang Atut Uhut Mebang. Ajaran tentang nilai leluhur bisa diamini sebagai pengertian budaya lokal itu sendiri.
Agar dapat memberi kesejahteraan bagi masyarakat di dunia ini, Buang Atut Uhut Mebang ini mengutus beberapa dewa ke dunia ini. Salah satu hudoq yang diutus ini adalah sang pembawa rezeki bagi pertumbuhan tanaman beserta pembasmi hama tanaman. Nama dewa yang ditugaskan ini adalah Jelifah Tao Hudoq yang berubah wujud, mulai dari wajah, pakaian, bahkan bentuk badannya. Kepercayaan masyarakat Suku Dayak terhadap dewa juga melengkapi pengertian budaya lokal.


Pengertian Budaya Lokal dalam Teater Dulmuluk

Untuk terlepas dari sebuah rutinitas adakalanya kita harus mencari sebuah hiburan. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghibur diri. Salah satu alat hiburan masyarakat Sumatera Selatan adalah menyaksikan Teater Dulmuluk. Sarana hiburan juga menjadi pengertian budaya lokal selanjutnya. Bahwa budaya lokal nyatanya tidak melulu dikaitkan dengan hal-hal atau ritual-ritual yang tidak masuk akal.
Teater dulmuluk merupakan seni tradisi masyarakat Sumatra Selatan yang berkembang sejak 1919. Ketika itu, pertunjukan teater Dulmuluk dilakukan di ruang terbuka. Kisah yang dibawakannya adalah cerita Dulmuluk yang ditulis oleh Raja Ali Haji.Masyarakat sangat antusias dalam menonton pertunjukan ini.
Dalam perkembangannya, teater dulmuluk pun selalu membuat modifikasi dalam pertunjukannya. Hal ini terbukti dari para pemainnya yang menggunakan kostum dan tata rias yang beragam. Alat yang digunakan untuk mengiringi teater dulmuluk ini adalah biola, gendang, gong (tetawak), dan gendang yang berukuran besar (jidur).
Jika ingin bertahan dari gempuran zaman, menyesuaikan diri dengan zaman itu sendiri merupakan kunci keberhasilan. Pengertian budaya lokal pun mencakup sebuah kebudayaan yang bisa "dimainkan" dalam keadaan zaman apapun.


Pengertian Budaya Lokal - Upaya Pelestarian Budaya Lokal

Beberapa contoh keragaman budaya lokal di atas kiranya dapat menyadarkan kita tentang pentingnya melestarikannya. Budaya lokal merupakan sebuah benteng pertahanan bagi kita terhadap gempuran kebudayaan asing. Sudah saatnya untuk melestarikannya agar nilai-nilai budaya bangsa tidak terus menerus melemah. Memahami pengertian budaya lokal juga bisa membantu kita untuk melestarikan budaya lokal itu sendiri.
Adakalanya kita sering bahkan selalu mengabaikan tradisi yang berasal dari nenek moyang. Sering kita mendengar bahwa jika kita selalu mempertahankan tradisi, pikirannya disebut ortodok. Padahal, banyak nilai-nilai luhur yang dapat kita ambil dari budaya lokal bangsa. Banyak hal yang dapat kita pelajari dari pengertian budaya lokal.
Kita tidak akan terjebak lagi dengan gaya hidup yang serba modern karena telah dibentengi nilai-nilai leluhur. Dalam hal etika, kita akan merasa terpagari dengan nilai-nilai yang telah diterapkan nenek moyang dalam kehidupan bermasyarakat. Misalnya, dari tradisi di atas. Kita akan selalu mensyukuri segala hal yang telah diberikan kepada kita, baik berupa harta, kekayaan, umur, bahkan ilmu pengetahuan.
Itu semua sebenarnya sudah ada dan mentradisi dalam setiap kebudayaan lokal yang telah diwariskan kepada kita. Hal ini nantinya akan menjadi nilai-nilai istimewa bagi kebudayaan nasional dan menjadi sebuah kekayaan yang tak ternilai harganya. Dan pengertian budaya lokal pun dapat benar-benar dipahami untuk kemudian diterapkan.

0 komentar: